Thursday, February 26, 2015

Cerita delapan

Posted by azucena at 3:26 PM

Semenjak itu, entah kenapa kami semakin dekat. Sering mengirim pesan suara, menceritakan tentang diri masing-masing, bertukar pendapat, hingga mengomentari segala hal. Kami juga sering naik motor bersama padahal sebelumnya aku tak mau dibonceng laki-laki. Pernah dia memintaku untuk mengantarnya ke tempat usaha yang dijadikannya target promosi. Tapi, karena saat itu ada dua teman yang lain mereka pun ikut dan aku tetap dibonceng olehnya. Sepulang dari sana kami ke tempat pameran seni dan dari situ aku pulang sendiri karena dekat dari rumah. Dia juga pernah memintaku mengantarnya ke perpustakaan karena memang aku suka membaca dan tahu tempat perpustakaan itu berada. Namun, kita tak pernah jadi kesana karena dia sendiri seperti tak tahu untuk apa kesana karena ketika aku tanya buku apa yang dicarinya, dia seolah bingung. Dan waktu kami pun tak ada untuk kesana.

0 comments:

Post a Comment

 

Lullaby Belle Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review