Saturday, February 21, 2015

Cerita enam

Posted by azucena at 1:22 AM

Dia marah, ketika aku mencoba make up di mukaku dan hasilnya lebih baik saat dia di make up. Aku jelaskan padanya bahwa ini pun baru pertama aku mencoba dan kemarin pertama kalinya aku memakaikan make up di orang lain. Tapi, dia sepertinya tak mau tahu. Aku bingung. Penjelasan seperti apa lagi yang dapat dia mengerti. Selama beberapa hari kami tak bicara, dia bahkan seolah tak peduli padaku ketika kami bertemu. Tak bicara, tak menyapa bahkan tersenyum pun tidak. Saat itu pula teman teman yang lain ingin bermain futsal dan teman perempuan yang biasa bersamaku tak ada. Namun, entah kenapa aku tetap ikut bersama mereka dan hari itu hujan datang menyapa. Aku bersyukur hujan menemaniku saat itu karena aku merasa terasing, melihatnya bermain memang membuatku hangat namun diamnya membuatku sesak. Ketika hujan berpamitan untuk pergi, aku pun mengikuti dan mereka telah berhenti bermain. Temanku bertanya apakah mau di antar olehnya dan yang lain bertanya padanya kenapa tak mengantarku. Aku tersenyum dan berpamitan lalu berlari pulang sembari mengingat awal pertama dia menawarkan diri untuk mengantarku pulang.

0 comments:

Post a Comment

 

Lullaby Belle Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review